Sebagian besar pengguna internet masih skeptis atau ragu melakukan transaksi di internet, semisal bayar tagihan listrik di internet, beli pulsa telepon atau listrik di internet, beli barang / belanja di tempat jual beli online atau toko online. Hal wajar sih bagi yang belum pernah. Saya sendiri awalnya juga begitu.

Keraguan ini beralasan takut jika kena tipu, uang yang kita kirim tidak terkirim ke penerima padahal status sudah terkirim, beli barang di toko online sudah bayar namun barang tidak kunjung diterima. Dan berbagai alasan lainnya. Namun jika kita selamanya takut dengan hal tersebut dan tidak mencoba, bagaimana kita mengikuti perkembangan dunia yang sudah semakin mobile?

Belajar dari pengalaman. Bisa pengalaman orang lain atau pengalaman melakukannya sendiri. Kalau pengalaman pertama melakukan transaksi di internet namun malah ketipu gimana? Ya jangan sampai. Perhatikan dulu dengan siapa kita bertransaksi. Kalau misalnya mau beli barang di tempat jual beli online, perhatikan apakah di tempat tersebut terpercaya atau tidak. Jangan tergiur dengan harga murah jauh di bawah harga pasar, apalagi tempat jual beli online tersebut meragukan, tidak profesional. Biasanya tempat jual beli online seperti ini yang beredar di Indonesia kebanyakan menjual gadget seperti smartphone dengan harga murah di bawah harga pasar. Kenapa bisa murah bilangnya barang BM. Jangan percaya. Berpikir logis aja deh.

Saya mau cerita pengalaman pertama saya bertransaksi di internet, yaitu beli barang di tempat jual beli online. Sekitar tahun 2009 saya mencoba untuk membeli sebuah jam saku di situs toko online di luar negeri, dengan duit dollar Amerika tentunya. Harga barangnya gak mahal-mahal amat, sekitar $7. Jujur awalnya memang mau coba-coba. Gak peduli sudah bayar tapi barangnya gak terkirim. Toh duitnya saya dapet dikasih sama program giveaway dari PayPal.

Skip skip… Pesan barang, bayar lalu menunggu barang terkirim. Sebulan barang gak saya terima. Saya udah mikir, kalau sepertinya barang yang saya pesan bakal gak saya terima. Saya lupain saja. Sekitar sepuluh hari kemudian eh barang pesanan saya sampai rumah. Jadi terkirim sekitar 40 hari. Lama banget. Wajar sih, barangnya dikirim dari luar negeri sih. Gak kena biaya pengiriman lagi. Beda lagi pastinya kalau beli di toko online di Indoensia, yang pengirimannya lewat kurir domestik.

Semenjak saat itu, saya gak ragu lagi bertransaksi di internet. Beli barang di situs tempat jual beli online di luar negeri maupun dalam negeri sudah cukup sering. Bayar listrik, bayar tagihan cicilan, beli pulsa telepon, lebih sering saya lakukan melalui internet. Termasuk beli hosting dan domain buat blog ini juga. Ada yang transaksi menggunakan PayPal ada juga yang menggunakan internet banking.

Ketika membeli barang di tempat jual beli online, tetap saya berhati-hati biar gak kena tipu. Saya sudah pernah belanja barang di beberapa tempat jual beli online atau toko online di Indonesia. Saya perhatikan betul reputasi toko online tersebut. Rata-rata saya suka belanja di toko online yang dikelola oleh suatu perusahaan, bukan di individu. Lebih terpercaya.

Banyak toko online yang dikelola oleh perusahaan yang sangat terpercaya di Indonesia, salah satunya adalah Lamido Indonesia.

Logo LamidoLamido Indonesia yang juga merupakan bagian dari Lazada Indonesia (toko online juga) adalah tempat jual beli online terpercaya di Indonesia yang menjual beragam kategori barang, seperti: kesehatan, fashion, perhiasan, perabotan rumah tangga, elektronik, perlengkapan anak dan bayi, gadget, komputer, buku, DVD musik dan film, kendaraan, dan lain-lain.

Tidak perlu ragu belanja di Lamido, karena sudah sangat terpercaya. Untuk bertransaksi atau melakukan pembayaran di Lamido tidak sulit, mudah dan cepat.

Alurnya, pilih barang > mengisi detail transaksi > melakukan pembayaran > setelah itu barang akan segera dikirim. Untuk melakukan pembayaran bisa dilakukan melalui transfer, internet banking, COD (Cash On Delivery). Bagi yang masih ragu bertransaksi dengan cara transfer, bisa melakukan pembayaran dengan cara COD yang lebih aman dan tidak perlu takut kalau terjadi penipuan. Namun pembayaran secara COD hanya bisa dilakukan di kota tertentu saja.

Lamido - tempat jual beli online terpercaya di Indonesia

Selain belanja, kita juga bisa menjadi rekan bisnis di Lamido, yaitu menjual barang kita di Lamido, lebih tepatnya mendaftarkan barang kita agar ditampilkan di situs Lamido.

Cukup mudah ntuk menjadi penjual di Lamido. Kita tinggal daftar saja di situsnya. Pihak Lamido nantinya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu untuk perihal validasi.

Keuntungan menjadi penjual di Lamido, kita bisa diberikan label recommended seller di situs Lamido. Dengan catatan status kita di adalah Penjual Terpercaya di situs Lamido.

Menjadi penjual di situs Lamido, silahkan nikmati berbagai keuntungannya. Menjadi pembeli, dapatkan harga terbaik dari barang yang kita cari. Situs Lamido bisa diakses di alamat Lamido.co.id.

Written by Jaole

Panggil saja "jaole".

  • kalo saya sih ga pernah ragu beli online 😀

  • makasih gan infonya tentang lamido

  • www.the-momi.blogspot.com

    keren gan Mapala Mahasiswa Paling Lama 🙂

  • saya pernah belanja di ebay, tokopedia, bhineka. seringnya sih di tokopedia soalnya saya merasa lebih aman karena uang kita dihold oleh tokopedia sampai barangnya benar2 nyampe ke kita. kalau ebay musti milih2 bgt sellernya karena banyak penipu.

  • Ane sih pengen coba, pas ane baca replyan ente gan sepertinya patut dicoba, tapi sekarang tempat jual beli online di Indonesia sudah banyak banget, selama ini sih baru coba yg lokal aja, dan terlebih lagi ebay udah ada di Indonesia dengan nama blanja.com nya..

    Makasih gan atas sharingnya..

    • Bikin toko online sekarang mudah. Jadi wajar saja kalau banyak menjamur toko online lokal. Aku baru tau kalau ada blanja.com yang merupakan mitra eBay.
      Makasih infonya gan.

  • tapi kalo dari toko website luar negri terlalu risakn, ntah karena bisa ngga sampai atau rusak diperjalanan..

    • Selama ini tidak ada kendala ketika saya belanja di situs toko online luar negeri. Semuanya sampai. Meski ada yang lama sampainya, pernah sampai dua bulan. Barang pesanan saya juga tidak ada yang rusak.
      Kalau barang terkirim tidak sesuai waktu, dari penjual kadang diberikan refund atau minta ditunggu lagi 1 – 2 minggu. Beberapa kali pernah diberikan pilihan refund, tapi beberapa waktu kemudian barang pesanan saya malah terkirim. Jadi saya untung berlipat heee….

  • kalo belanja online memang lebih aman divendor besar ga bikin hati was-was