Hai, aku ‘Pamela’. Aku tak seseksi dan sebohay Pamela Anderson. Aku juga tak secantik dan semanis Pamela Bowie. Tubuhku item langsing. Aku suka sekali disentuh, dibelai, dielus, dipegang-pegang. Beberapa orang puas memainkanku.

Aku tergolong pintar. Lariku juga cukup kencang. Aku kakak dari ‘Jessica’, yang lebih cantik daripada aku. Tapi ‘Jessica’ tak sepintar aku, dan larinya tak sekencang aku.

Dan aku tak suka basah-basahan seperti saudaraku Govinda dan Zulia.

Salam kenal dan salam sayang dariku.

TTD

Pamela :*

Saya emang getol ngasih nama beberapa gadget kesayangan saya. Sebelumnya nama BajaHitam saya berikan kepada netbook ASUS Eee PC 1215P saya. Dan nama Pamela saya berikan kepada smartphone Android pertama saya, Sony Xperia P. Sebenernya udah telat banget saya memperkenalkan ‘Pamela’ di blog ini, karena terhitung sejak awal Februari 2013 saya sudah meminangnya untuk menjadi alat komunikasi andalan saya. Saya gak nyebut nama Pamela deh biar gak bingung saya ini ngomongin apaan.

Sony Xperia P saya ini bukan tergolong smartphone baru sih, toh saya belinya second plus batangan lagi. Maklum, dana terbatas tapi menginginkan merk ternama, kualitas dan spesifikasi yang mantab. Sebenernya niatan awal sih pengen meminang Smartfren Andromax i, eh kok ndelalah ada rejeki tambahan dan akhirnya meminang Sony Xperia P.

Saya beli Xperia P ini yang kondisinya second dan batangan dengan harga Rp 2.400.000 di Kudus sama agan Ady Adfya. Dengan kelengkapan : unit Sony Xperia P, charger+kabel data original, dan headset Sony original.

Harga baru Xperia P sekitar Rp 3.175.000 dan harga second-nya sekitar Rp 2.900.000. Harga Sony Xperia P baru dan second yang saya sebutkan adalah harga menurut situshp.com per 17 Mei 2013.

Yang lagi nyari smartphone new BM atau second monggo kontak agan Ady Adfya melalui Facebook di www.facebook.com/Ady.ADFYA, siapa tau dia punya gadget yang lagi kamu incer. Tak jamin deh orange jujur, gak tipu-tipu. Saya tau rumah dia, soalnya saya transaksi langsung di rumah dia.

Berikut Spesifikasi Sony Xperia P

Model
Tipe
Candybar
Dimensi
122 x 59.5 x 10.5 mm
Berat
120 g
Layar
540 x 960 pixels, 4.0 inches (~275 ppi pixel density)
Jenis layar
LED-backlit LCD, capacitive touchscreen, 16M colors
Warna Hp
Silver, Black, Red
Lain-lain
– Touch-sensitive controls- Multitouch up to 4 fingers- Scratch-resistant glass- Sony WhiteMagic technology- Sony Mobile BRAVIA Engine- Timescape UI
Ringtone
Tipe
MP3 ringtones
Getar
Yes
Loudspeaker, 3.5mm jack

Memory
Internal
16 GB (13 GB user-available)
Slot
No
Lain-lain
1 GB RAM

Koneksi
GPRS
Up to 100 kbps
EDGE
Up to 296 kbps
Kecepatan
HSDPA 14.4 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps
Data
No
Wifi
Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, DLNA
Bluetooth
Yes, v2.1 with A2DP, EDR
USB
Yes, microUSB v2.0, USB On-the-go support
NFC
Fitur
O.S.
Android OS, v2.3 (Gingerbread)
CPU
STE U8500, Dual-core 1 GHz, DB8500
Message
SMS (threaded view), MMS, Email, IM, Push Email
Browser
HTML5, Adobe Flash
Game
Yes + downloadable
Kamera utama
8 MP, 3264×2448 pixels, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face and smile detection, 3D sweep panorama, image stabilization, Video [email protected], continuous autofocus, video light
Kamera Ke-2
Yes, VGA
Radio
Stereo FM radio with RDS
GPS
Yes, with A-GPS support
Java
Yes, via Java MIDP emulator
Fitur lain
– SNS integration- HDMI port- Active noise cancellation with dedicated mic- MP4/H.263/H.264/WMV player- MP3/eAAC+/WMA/WAV player- Google Search, Maps, Gmail,YouTube, Calendar, Google Talk- Organizer- Document viewer- Voice memo/dial/commands- Predictive text input

Komentar Selama Menggunakan Sony Xperia P

Sony Xperia P sudah berumur 1 tahun 4 bulan sejak diperkenalkan pada Februari 2012. Sedangkan Sony Xperia P saya berumur hampir 4 bulan sejak saya pertama kali beli. Gak tau buyer pertama udah pakai berapa lama.

Saya cukup puas menggunakan Sony Xperia P selama hampir 4 bulan ini. Mulus lancar jaya saya pakai buat main game Need For Speed : Most Wanted. Lag kadang terjadi ketika baterai minim dipakai buat main game. Secara keseluruhan performa Xperia P terbilang bagus.

Pertama kali Sony Xperia P saya sistem operasinya Android Gingerbread. Gak lama langsung saya upgrade ke Android Ice Sandwich. Dan bulan Mei 2013 ini udah saya upgrade ke Android Jelly Bean 4.1.2. Antara Android Ice Cream Sandwich ke Android Jelly Bean 4.1.2 di Xperia P saya ini, terasa lebih ringan dan smooth pakai Jelly Bean 4.1.2. Sayangnya Jelly Bean 4.1.2 jadi update Android terakhir yang diberikan Sony untuk Xperia P. Tak apa, toh masih bisa di cusrom nantinya.

Desain dan Bodi

Sony Xperia P LT22i (depan) Sony Xperia P LT22i (belakang)

Saya beli Sony Xperia P warna hitam. Gak bisa milih warna lainnya karena cuma ada warna hitam sih. Menurut saya desain Xperia P cukup elegan, terlihat mewah dengan list transparan dibagian bawah ponsel dan casing belakang dari bahan aluminium. List transparan yang berada di bagian bawah ponsel terdapat tombol sentuh kapasitif untuk 3 fungsi, secara berurutan dari kiri ke kanan : Back, Home, Menu. Bagian depan sekitar sisi layar menggunakan bahan glossy hitam. Casing belakang tidak bisa dibuka begitu saja. Mau gak mau kalau mengganti baterai Xperia P musti ke Sony Service Center.

Layar

Xperia P memiliki layar 4 inchi beresolusi qHD (960 x 540 piksel), dengan teknologi Bravia Engine dan White Magic. Layarnya yang 4 inchi cukup pas ditangan dan kantong celana jeans saya.

Daya Tahan Baterai

Kapasitas baterai yang hanya 1305 mAh menurut saya sangat kurang. Mengingat Sony Xperia P mengusung spesifikasi yang cukup menguras baterai (prosesor dual core, layar 4 inchi). Aktivitas saya menggunakan Sony Xperia P biasanya : sering browsing, sesekali main game berat (Need For Speed Most Wanted, PES 2012), mendengarkan musik, cek jejaring sosial, chatting. Paling tidak sehari saya  bisa 2x melakukan charging. Sony Xperia P sangat terasa panasnya ketika sering digunakan.

Untuk charging cukup cepat. Saya menggunakan charging bawaan dari Sony Xperia P, dari keadaan gadget mati karena kehabisan daya baterai sampai penuh, kurang lebih memakan waktu 1 jam.

Kualitas Kamera

Kualitas kamera jadi pertimbangan saya dalam menentukan smartphone pilihan saya. Xperia P memiliki 8 MP dengan auto fokus dan LED Flash. Saya puas dengan kamera 8 MP-nya Xperia P yang memberikan kualitas hasil foto yang bagus. Kondisi cahaya yang minim tetap memberikan hasil foto yang cukup bagus dan terang meski tanpa LED Flash. Mungkin ini karena hasil kinerja dari sensor Exmor RS yang disematkan di kamera 8 MP Xperia P.

Berikut hasil jepretan kamera Sony Xperia P :

Foto hasil jepretan Sony Xperia P LT22i (6 MP)

Foto diatas menggunakan resolusi 6 MP. Hasil foto lainnya bisa dilihat di album hasil jepretan kamera Sony Xperia P LT22i.

Tersematnya fitur Mobile Bravia Engine, membuat hasil jepretan kamera terlihat sangat tajam warnanya. Tapi ketika foto dipindah ke PC, hasilnya tak setajam ketika dilihat melalui Xperia P. Selain membuat foto terlihat sangat bagus ketika dilihat di ponsel ini, menonton video HD di ponsel ini juga terlihat sangat bagus.

Untuk  perekam video, Xperia P mampu merekam hingga kualitas full HD 1080p. Kualitas perekam yang makin tinggi tentu saja hasil perekaman akan memakan size yang cukup besar. Perekaman dengan  kualitas HD 720p selama 3 menit 27 detik menghasilkan video dengan ukuran 297 MB. Jadi kurang lebih setiap 1 menit akan menghasilkan video dengan ukuran 100 MB jika menggunakan kualitas Full HD 1080p.

Untuk hasil perekaman video menggunakan Xperia P gak saya upload ya. Koneksi gak mendukung buat upload file gede hahahahaha.

Benchmarking

Saya melakukan pengetesan (benchmarking) performa Sony Xperia P yang menggunakan Android Jelly Bean 4.1.2.

Antutu Benchmark : 6761

Hasil Antutu Benchmark Sony Xperia P LT22i

Quadrant Standart : 2519

Hasil Quadrant Standart

Multitouch : maksimal 10 sentuhan secara bersamaan

Hasil Multitouch Tester

Video Mengenai Sony Xperia P LT22i

Cukup sekian apa yang bisa saya ceritakan selama hampir 4 bulan ini menggunakan Sony Xperia P. Tertarik buat ikut meminang Sony Xperia P LT22i juga?

Written by Jaole

Panggil saja "jaole".

  • wah sama nih hapenya 😀 *toss*

  • jelly bean itu versi terakhir ya mas?

    • Jelly Bean itu nama versi Android terakhir yang dirilis. Tapi Jelly Bean dibagi beberapa versi : 4.1, 4.2, dan yang akan keluar terbaru nanti 4.3.
      Android versi terbaru Android 5, Key Lime Pie, belum akan keluar dalam waktu dekat.

  • itu versi andoidnya versi apa ya mas?

  • wew,, perasaan kenal deh dengan yang ada di foto itu… :3