Hosting

Curcol dikit mengenai beberapa hal yang dilalui blog ini beberapa waktu lalu. Bisa dibilang blog ini mengalami kondisi ‘gegana‘ (gelisah galau merana). Pasalnya blog ini pernah berkali-kali pindah rumah alias pindah hosting.

Ceritanya Begini

Sebelumnya blog ini cukup lama bernaung di padepokan hosting K, ya meski gak sampai satu tahun sih. Tapi pada akhirnya pindah juga dengan sendirinya tanpa paksaan. Masalahnya, hosting K suka error. Sebenernya banyak yang bisa diceritakan perihal alasan blog ini meninggalkan padepokan hosting K. Tapi sepertinya terlalu mainstream buat diceritakan.

Habis dari hosting K, blog ini pindah ke hosting H. Banyak yang bilang hosting H ini sangat tangguh, banyak yang merekomendasikan, dan gak terlalu mahal.

Ketangguhan hosting H pun diuji secara tidak sengaja. Karena kesalahan saya yang iseng setting ngawur salah satu plugin WordPress security, membuat resource usage CPU hosting H yang sedang saya pakai menunjukkan aktivitas yang terlau mainstream, penggunaan resource usage CPU tinggi banget.

Pada akhirnya yah harus rela di depak (suspend) dari hosting H karena penggunaan resource usage tinggi yang berlarut-larut. Nyesel pokoknya. Padahal baru 2 bulan pakai hosting H, masih sisa 10 bulan lagi :'( . Pihak hosting H nyaranin buat pakai VPS. Wkkkk… belum saatnya pakai VPS to ya. Toh visitor blog ini belum sampai menggila, masih merangkak. Penggunaan resource usage yang tinggi itu pun bukan disengaja, Yasudahlah gak usah dibahas lagi :-/

Dari hosting H, blog ini pindah ke hosting J. Saya sewa per 3 bulanan, dengan maksud menguji kehandalan hosting J. Oya, perlu diinformasikan, apa-apa yang ada diblog ini ‘sebenarnya‘ gak membutuhkan resource CPU yang tinggi. Paling plugin yang ‘katanya‘ cukup memberatkan server cuma plugin STT2, dan itupun settingnya sesuai dengan rekomendasi batas aman. Kalau soal penggunaan plugin security yang sebelumnya membuat blog ini didepak dari hosting H, saat ini udah gak dipakai. Trauma hahahaha….

Balik lagi bicarain soal hosting J. Setelah pakai hosting J sekitar 1,5 bulan. Tanda-tanda sebaiknya pindah lagi mulai kelihatan. Gejalanya yaitu hosting J down-nya lama banget, sampai berjam-jam, dan kalau gak salah inget sampai seharian penuh. Katanya sih kalau servernya lagi proses backup emang biasanya mengalami down. Tapi kenapa harus LAMA? Daripada kelamaan nunggu servernya ‘waras‘ plus ditambah space-nya yang udah merah (menunjukkan mau diambang batas maksimum), pindah ajalah.

Dari hosting J, blog ini pindah lagi ke hosting S. Hosting S ini saya numpang punya temen sekaligus bos sekaligus klien saya. Gak bertahan lama di hosting S ini. Yah sekitar sebulan doank. Rasanya gak enak hatilah ama temen saya ini, numpang meski sebenernya dia gak masalah, toh saya yang ngelola hosting sekaligus situsnya. (Dan ternyata setelah kepindahan blog ini, hosting J malah jadi suka down sampai berjam-jam. Penyebabnya sama seperti hosting J, proses backup yang membuat server sementara down).

Daaann…. setelah dari hosting J, blog ini pindah lagi. Kali ini balik lagi pakai hosting H. Gak kapok yah! Banyak yang merekomendasikan hosting H sih karena terkenal ketangguhannya (dan terkenal sadis, tanpa kompromi kalau nge-suspend). Bahkan beberapa pemain AGC banyak yang pakai hosting H. Sebenernya takut sih kalau-kalau blog ini didepak lagi. Tapi apa salahnya coba pakai hosting H lagi buat tempat tinggal blog ini. Toh ‘si pembuat masalah’ yang dulu menjadi penyebab didepak dari hosting H udah gak dipakai.

Saya pakai hosting H per 3 bulanan. Kalau-kalau ke depak lagi itung-itung gak rugi banyak. Saran saya, kalau sewa hosting mendingan sewa per bulanan aja kalau bisa. Kalau gak bisa ya 3 bulanan, atau kelipatannya. Itung-itung satu dua bulan itu untuk menguji hostingnya bagus gak, suka down gak, dan lain sebagainya.

Sampai tulisan ini dimuat, blog ini masih pakai hosting H. Sekali-kali cek resource usage kalau-kalau teledor lagi sampai kebablasan tanpa sepengetahuan saya. Dan alhamdulillah sepertinya adem ayem. Semoga adem ayem nyampe bener-bener disarankan buat pindah ke VPS karena visitor udah mulai menggila.

Hosting H ini juga sekali-kali mengalami down, tapi gak sampai lama, biasanya cuma 5 – 10 menit doank. Wajarlah lah kalau sekali-kali down.

Sekian curcol saya. Berhubung postingan ini murni sekedar curcol pribadi, saya tidak secara gamblang menyebutkan nama Web Hostingnya. Tapi kalau dipaksa menyebutkan, monggo kontak saya ^_^.

Maaf kalau ada yang baca postingan ini dan gak mudeng dari isi postingan ini, harap maklum. Postingan ini emang sekedar curcol pribadi aja, gak berharap ada yang bener-bener baca dari kalimat pertama paragraf pertama hingga kalimat terakhir paragraf terakhir, dan gak berharap ada pengunjung dari Google atau search engine lainnya yang mampir ke postingan ini.

Written by Jaole

Panggil saja "jaole".