Berdagang (trading) saham online merupakan hal baru bagi saya. Beberapa waktu lalu terselenggara kompetisi perdagangan saham online seluruh mahasiwa Indonesia yang diselenggarkan oleh OSKIC (OSK Investment Challenge) Indonesia – Campus Edition. Informasi tentang kompetisi ini bisa dibaca di “Belajar Berdagang Saham di OSKIC“. Saya pun gak ketinggalan untuk ikut serta dalam kompetisi ini yang berlangsung selama 6 minggu, mulai dari tanggal 12 April hingga 20 Mei 2011. 

Banyak hal yang saya pelajari dari keikutsertaan saya dalam kompetisi ini. Dulunya saya hanya penasaran dengan seluk beluk perdagangan saham/forex, berkat adanya kompetisi ini saya pun bisa merasakan bagaimana menjadi seorang trader saham. Yah meskipun hanya sebatas permainan dengan menggunakan uang virtual yang disediakan sebagai modal sejumlah Rp 300 juta, tapi itu semua memberikan pengalaman berkesan tersendiri bagi saya dalam mengenal dunia saham yang sebelumnya menjadi tanda tanya besar dalam pikiran saya.

Sebelum kompetisi dimulai, para kontestan diberikan kesempatan untuk menjajal dulu bagaimana berdagang saham di OSKIC. Selama masa belajar mengenal dasar-dasar berdagang saham di permainan OSKIC, sayangnya saya kurang begitu memanfaatkannya. Cukup menyesal. Saya yang masih NOL Besar pengetahuan saham dan cara trading malah gak mencoba mentraining diri saya.

Ketika kompetisi akhirnya dimulai, saya cukup telat untuk ikut serta karena ada sedikit masalah soal akses internet yang saya gunakan. Kalau gak salah seminggu sejak dimulainya kompetisi OSKIC saya baru ikutan. Tertinggal dengan yang lainnya sudah pasti jelas. Semakin tertinggal lagi karena selama kompetisi berlangsung saya lebih banyak belajar cara trading dan mengenal dasar-dasar saham yang benar-benar begitu sulit saya pahami. Apalagi ekonomi, akuntansi, atau hal-hal yang berhubungan dengan keuangan bukan bidang yang banyak saya pelajari. Menjelang dua minggu kompetisi berakhir baru saya cukup banyak mengerti cara trading saham, tapi dasar-dasar dalam dunia saham masih NOL besar dalam otak saya.

Dalam bermain saham online di OSKIC, saya sering mencari referensi saham-saham pilihan pada hari itu lewat website atau blog yang memberikan informasi tentang pasar modal. Mengingat simulasi permainan saham di OSKIC disesuaikan secara langsung dengan kondisi dari perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, jadi referensi-referensi saham pilihan di berbagai portal media cukup banyak membantu. Referensi-referensi yang saya ikuti diantaranya : pasarmodal.inilah.com, tokosaham.blogspot.com, sahampemenang.blogspot.com. Mungkin kalau saya gak mempertimbangkan saran dari referensi tersebut, saya bakal asal trading. Pernah juga karena frustasi saya asal-asalan trading saham. Hasilnya… yah mengecewakan alias rugi.

Ada saatnya saya merasa senang dalam trading saham, yaitu ketika saham-saham pilihan saya mengindikasikan warna ijo yang artinya saya mendapatkan untung dari saham pilihan saya. Kecewa kalau saham pilihan saya memberikan kerugian karena sahamnya turun yang diindikasikan dengan warna merah. Yah inilah hal-hal yang pasti terjadi dalam dunia saham, untung dan rugi, saham naik dan saham turun, jual dan beli.

Disela kompetisi ada juga mini games. Saya ikut mini games yang kedua. Mini games yang kedua ini permainannya berupa MGM (Member Get Member), kalau bahasa internet marketingnya bisa dikatakan affiliate. Untuk menang dalam mini games kedua ini yang memperebutkan Samsung Galaxy Tab dan Apple iPad, kita diwajibkan mengajak mahasiswa Indonesia untuk ikut serta dalam kompetisi ini lewat undangan di menu yang tersedia. Yang bisa membawa pulang hadiah yang disediakan minimal harus mengajak 200 calon kontestan, dan 100 di antaranya mendaftarkan diri untuk menjadi kontestan. Akhir dari mini games ini ternyata hanya mendapatkan satu pemenang yang sesuai dengan persyaratan menjadi pemenang dan membawa pulang Samsung Galaxy Tab. Saya sendiri mengajak sekitar 80 orang, dan yang berhasil mendaftar kurang dari 10 orang. Hehehehe…….. Kurang ampuh ilmu saya dalam mengajak bergabung orang.

Ada satu hal yang membuat saya sangat bertanya-tanya dari obrolan para kontestan di FB Page OSKIC, yaitu terkait masalah “SAHAM GORENGAN“. Kok ada ya saham gorengan? Apa tu saham jualan gorengan? Hahahaha…. Ngaco pokoknya bayangan saya tentang saham gorengan. Yah daripada makin bertanya-tanya, mendingan dicari tau via Google. Sok JAIM saya kalau bertanya sama kontestan lain soal hal dasar tentang saham gorengan.

Dari apa yang saya pahami tentang saham gorengan, saham ini sebenernya bukan saham biasa ataupun saham yang menjual gorengan (macam bakwan, tempe mendoan, ketela goreng, dll, hahahah… ngaco-ngaco ah). Saham gorengan ini pada intinya saham yang sebelumnya berada pada keadaaan jenuh atau tidak aktif, entah itu sahamnya tutun atau naik. Lah, kemudian ada pihak-pihak tertentu yang mencoba menggoreng saham jenuh ini. Apa yang terjadi dengan saham yang digoreng? Yang terjadi adalah secara tiba-tba saham ini bergerak agresif untuk naik. Bahkan naiknya sangat pesat, bisa lebih dari 20% setiap harinya.

Saham gorengan sangat mudah dikenali. Selain karena aktivitasnya agresif naik secara signifikan dari keadaan jenuh, saham gorengan hanya memiliki volume saham yang sedikit jumlahnya. Perlu hati-hati jika ikut ambil bagian dalam saham gorengan ini. Karena ini saham yang kondisinya sengaja dipermainkan oleh pihak-pihak tertentu, banyak jebakan yang menanti. Dengan ikutan trading saham gorengan dengan mudah kita bisa mendapatkan untung besar dan cepat, tapi kalau gak pintar-pintar dalam bermain saham gorengan, jangan harap dapat untung besar, bisa jadi malah dapat rugi besar. Saya pun pernah coba-coba trading saham gorengan, karena saya masih NOL besar dalam mengenal saham gorengan, yah akhirnya malah rugi. Tapi gak terlalu besar.

Satu lagi mengenai saham gorengan, jika kondisi saham yang pergerakannya naik secara agresif ini terus berlanjut, pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa memberikan tilang berupa SUSPEND kepada saham yang bersangkutan. Hal ini akan membuat saham yang bersangkutan untuk sementara tidak aktif. Banyak sekali para trader yang terjebak dan tertahan investasi sahamnya di saham gorengan pilihannya yang terkena SUSPEND karena gak sempat menjual sahamnya. Alhasil, bisa dipastikan kita gak bisa apa-apain investasi saham kita. Nunggu sampai yang SUSPEND kembali aktif.

Cukup itu yang bisa saya ceritakan tentang saham gorengan menurut apa yang saya pahami. Kalau ada kesalahan mohon dimaklumi dan dikoreksi.

Selama bermain saham di OSKIC, paling banter untung yang pernah saya dapatkan sekitar Rp 19 juta dalam satu hari. Itupun gak sengaja, hahahaha…. Kalau rugi, saya pernah merugi Rp 13 juta dalam satu hari. Banyak sekali yang udah terbiasa dengan trading saham dengan mudahnya mencari untung hingga Rp 100 juta dalam satu hari. Caranya gimana ya? Ahh… belum nyampai neh otak belajar otodidak mencari untung besar dalam trading saham. Musti belajar lagi.

Hasil akhir dari kompetisi perdagangan saham online OSKIC ini yang saya dapatkan diantaranya :

  • Dua buah badge penghargaan, GOOD START dan BEGINNER’S LUCK
  • Nilai portofolio permainan : IDR 311,472,154.75
    Dari modal awal Rp 300 juta dan selama 6 minggu kompetisi saya hanya mampu ambil untung sekitar Rp 11 juta. Hahaha…..
  • Peringkat 745
    Hahaha… Peringkatnya merosot naik. Sebelum mengalami rugi, paling mentok peringkat yang pernah saya dapatkan 256, itu dikisaran nilai portofolio permainan sekitar Rp 326 juta.
  • Sertifikat Keikutsertaan tingkat I (Partisipasi), dimana sertifikat ini akan diberikan kepada para pemain yang melakukan login untuk memainkan permainan sepanjang jangka waktu kompetisi sekurang-kurangnya 50% dari total hari perdagangan. Sertifikat Keikutsertaan ini dalam bentuk elektronik (pdf), bisa dikatakan ini adalah eCert.

Berikut beberapa bukti perolehan hasil akhir saya mengikuti kompetisi perdagangan saham online OSKIC.

Badge

Sertifikat Keikutsertaan tingkat I (Partisipasi)

Portofolio Permainan dan Peringkat

Yah… melihat hasil akhir yang saya peroleh gak terlalu bisa dibanggakan. Jauh dari angan saya menjadi pemenang yang membawa pulang uang tunai Rp 50 juta atau menjadi salah satu dari 4 pemenang mingguan dengan perolehan gain mingguan terbanyak yang membawa pulang satu unit Netbook HP Mini note. Cukup bangga lah saya bisa ikut serta dalam kompetisi perdagangan saham online OSKIC ini. Nambah pengalaman, nambah wawasan, dan ada motivasi suatu saat ikutan menjadi investor saham yang sebenarnya.

Sampai tulisan ini dipublikasikan, pihak OSKIC belum mengumumkan para pemenang. Selain itu belum ada informasi tentang kelanjutan dari program OSKIC ini. Saya berharap meski kompetisi ini sudah berakhir, permainan perdagangan saham online di OSKIC masih dilanjutkan sebagai media pembelajaran bagi siapa saja yang ingin mengenal dunia perdagangan saham online.

Lampiran : Video Cara Trading Saham Online dalam kompetisi perdagangan saham online di OSKIC

Written by Jaole

Panggil saja "jaole".