Belakangan ini saya sedikit frustasi dengan koneksi internet yang makin lama makin lemot. Sehingga akhir-akhir ini saya jarang update artikel baru yang benar-benar dari saya (no copas). Karena masalah inilah penyakit malas kembali muncul tanpa diundang. Sebenarnya hal ini tidak bisa dijadikan alasan saya untuk tetap menulis (mengetik maksudnya). Tapi entah kenapa setiap ingin melakukan sesuatu dan suatu hambatan muncul, semangat menjadi luntur yang pada akhirnya kemalasan muncul. Seakan-akan sudah dipaketkan, antara hambatan dengan kemalasan. Hanya orang-orang yang kuat, tegar dan sabar yang benar-benar mampu menghadapinya. Tapi saya masih belum bisa benar-benar menjadi orang seperti itu. 

Saat ini saya masih memakai hp modem Smart Haier D1200P 153 Kbps untuk koneksi internet. Akhir-akhir ini ketika sedang berinternetan, tidak begitu lama koneksi kemudian down, langsung deh saya matiin koneksi internetnya. Meski saya sudah mengakali koneksinya dengan cara Mempercepat Koneksi Internet, tapi sepertinya tetap saja lemot. Tapi tetap terdapat perbedaan antara yang belum dan sudah saya percepat koneksinya dengan berbagai cara. Yang namanya kecepatan maksimum 153 Kbps dengan menggunakan koneksi dial up (sinyal) yang memang kurang begitu stabil dibandingkan dengan ADSL (kabel), memang mustahil untuk mendapatkan kecepatan yang lumayan kenceng serta stabil. Kemungkinan juga penyebab makin lemotnya koneksi disebabkan oleh cuaca yang akhir-akhir ini seringkali hujan disertai angin kencang.

Selain itu, beberapa hari yang lalu saya sempat mengganti Windows 7 dengan Windows XP dikarenakan Windows 7 RC saya tiap dua jam sekali restart sendiri (memang sudah disetting dari sananya seperti itu). Ketika saya berinternetan menggunakan Windows XP, saya merasakan koneksi internet HP Modem Smart saya lemot sekali. Tidak bertahan lama saya memakai Windows XP, kemudian saya menggunakan Windows 7 Final Release. Ketika saya berinternetan dengan menggunakan Windows 7, memang sangat berbeda sekali kecepatannya dibandingkan saat menggunakan Windows XP. Kenapa bisa seperti itu saya kurang begitu mengerti. Saya hanya bisa menyimpulkan, Windows 7 bisa memaksimalkan kinerja koneksi internet (mungkin). Hal ini hanya spekulasi saya berdasarkan apa yang telah saya alami.

Ingin sekali mengganti koneksi internet yang saat ini saya pakai dengan koneksi internet yang lebih kencengan dikit (1 Mbps gitulah, dah bukan kencengan dikit donk namanya), tapi sayangnya dana menjadi kendala. Maklum, saya bukan mahasiswa yang berkecukupan. Sebenarnya koneksi internet di kampus kenceng banget, sekitar 17 Mbps total keseluruhan koneksi di kampus. Saya pernah hotspotan (pakai laptop teman) dan download file sekitar  700 MB hanya dalam waktu kurang dari satu jam dengan kecepatan download hampir mencapai 400 Kbps dan kecepatan tersebut sering stabil diangka 200-an Kbps (di warnet saja tidak sampai seperti itu). Saya ingin sekali memanfaatkan fasilitas tersebut, tapi tidak mungkin sekali saya bawa komputer saya dari kost ke kampus untuk menikmati fasilitas tersebut. Internetan di perpustakaan atau ding dong kampus sebenarnya juga menungkinkan, akan tetapi ada hambatan lagi, galuhristyanto.web.id tidak bisa diakses di kampus. Hanya satu komputer yang bisa mengakses  blog saya ini, akan tetapi (lagi) komputer tersebut kurang bersahabat, “lemot” karena speknya rendah. Kenapa tidak diganti dengan yang baru saja ya?? Tidak bisanya galuhristyanto.web.id diakses di kampus kemungkinan karena IP hosting saya di block pada jam-jam tertentu (bukan karena berisi konten negatif). Padahal saya hosting di salah satu dosen di kampus saya. Aneh sekali memang.

Banyak, banyak sekali uneg-uneg yang ingin saya sharing disini agar para pembaca (Anda) mengetahui bagaimana usaha saya untuk tetap eksis ngeblog meski dengan fasilitas yang minim dan banyak hambatan (karena fasilitas) untuk online. Insya Allah saya tetap sabar dan berusaha untuk tetap eksis ngeblog. Blog ini ibaratnya sudah menjadi pacar dan sahabat saya yang paling setia, yang selalu mengerti keluh kesah saya, yang menjadi tempat saya berbagi, yang menjadi penerbit disetiap tulisan-tulisan saya yang bisa dibilang kurang bermutu/berbobot, dll. Saya ingin memberi tahu kepada pembaca (Anda), bahwa saya berusaha untuk ‘bisa’ meski fasilitas yang saya miliki bisa dibilang minim (untuk kalangan orang IT). Saya berharap, pembaca (Anda) yang memiliki kecukupan fasilitas (khususnya dikalangan orang IT) bisa lebih mendapatkan banyak hal di internet (yang bermanfaat) serta bisa memberikan lebih yang terbaik untuk negeri ini dibandingkan saya.

10 Maret 2010 kemarin merupakan hari ulang tahun saya yang ke 21 tahun. Sebenarnya saya ingin sekali membuat sebuah artikel memperingati hari kelahiran saya. Berhubung kunjungan malas dan juga koneksi lemot, artikel tersebut selalu tertunda-tunda sampai sekarang. Mungkin juga saya tidak benar-benar ingin membuat artikel tersebut.

Karena koneksi yang makin lama makin terasa lemot, terpaksa saya harus menggunakan cara seperti dulu ketika saya belum mempunyai koneksi internet sendiri saat publish artikel baru untuk blog saya yang lama. Cara yang saya pakai yaitu dengan membuat artikel secara offline terlebih dahulu dengan menggunakan localhost, untuk kemudian saya publish dilain waktu ketika koneksi internet sedang lancar atau juga di warnet. Saya pernah membuat artikel tentang cara ini dan artikel tersebut saya ikutkan dalam Kontes GuestStar Blogger 2010, dengan judul Tips Mengedit Template WordPress dan Posting Artikel Secara Offline.

Jangan pernah langkah Anda terhenti untuk menggapai sesuatu karena hambatan fasilitas khususnya. Mengeluh boleh tetapi jangan sampai berlarut-larut. Setelah mengeluh, cobalah cari jalan keluar agar langkah kita tidak terhenti terlalu lama. Ketika mengeluh, janganlah menyalahkan siapa-siapa termasuk Tuhan. Ini semua hanya cobaan. Jika kita mampu melewatinya, Insya Allah kita akan menjadi orang yang kuat dan selangkah lebih maju untuk semakin di depan (slogan Yamaha kalee).

Mengeluhlah pada diri sendiri dan cari jalan keluarnya. Cobalah sharing keluhan kita kepada Tuhan dengan bertanya-tanya pada diri sendiri dan mintalah petunjuk dan bantuan-Nya. Semoga Tuhan mendengar dan membantu kita mencari jalan keluarnya.

Artikel ini terlalu panjang. Berdasarkan pengalaman saya saat menjumpai artikel yang panjang seperti ini di blog, saya biasanya hanya membaca sekilas satu paragraf dua paragraf, bahkan mungkin hanya membaca judul artikelnya saja. Saya ucapkan terima kasih jika ada yang berkenan membaca artikel ini dari kata pertama sampai kata terakhir serta memberikan komentar.

Teman, mari kita tetap berusaha memberikan sesuatu yang terbaik bagi dunia  pada umumnya dan pada Indonesia pada khususnya. Hambatan yang datang ibaratkan seperti lampu merah di persimpangan jalan yang menyuruh kita untuk berhenti sejenak untuk kemudian segera kita lanjutkan perjalanan ketika lampu kembali hijau (menemukan solusi). Kalaupun Anda tetap berhenti di lampu hijau, orang lain dibelakang Anda pasti akan membunyikan klakson untuk menyuruh Anda segera melanjutkan perjalanan. Jadi, mau tidak mau Anda harus melanjutkan perjalanan Anda.

Written by Jaole

Panggil saja "jaole".

  • rian-jange

    wah aku baca sampai abis tuh emang kunci satu satu sharing sma allah dan sekarang internet cepat allhamdullilah

    • Makasih udah baca sampai habis….. Jarang2 lho ada yg mau……….