Dialog Lembaga dengan Mahasiswa merupakan agenda tahunan yang diselenggarkan di kampus saya, STMIK Amikom Yogyakarta. Agenda tahunan ini berfungsi sebagai ajang berdialog antara mahasiswa dengan staf/dosen yang ada di kampus. Banyak hal yang disorot dalam dialog, dan setiap tahun topik yang dibahas akan berbeda. Dialog Lembaga dengan Mahasiswa ini bisa dibilang cukup penting karena permasalahan-permasalahan yang ada dikampus bisa dibahas disini dan dicari penyelesainnya secara musyawarah. Disamping itu, dengan adanya Dialog Lembaga dengan Mahasiswa, seakan-akan pihak lembaga terbuka terhadap mahasiswa. Lembaga siap mengklarifikasi masalah yang timbul di lingkungan kampus dan dari keluhan mahasiswa terhadap lembaga (pihak kampus). Melalui Dialog Lembaga dengan Mahasiswa diharapkan mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya kepada lembaga guna pembangunan STMIK Amikom Yogyakarta menjadi lebih baik lagi.

Dialog Lembaga dengan Mahasiswa yang difasilitasi oleh Senat Mahasiswa, BEM dan STMIK AMIKOM Yogyakarta, yang diadakan setiap tahun ini diagendakan setiap bulan Maret di hari Sabtu. Di tahun 2010 ini, terakhir kalinya Dialog Lembaga dengan Mahasiswa diadakan pada hari Sabtu tanggal 27 Maret 2010 bertempat di ruang Citra. Acara ini dihadiri oleh para mahasiswa yang diwakili oleh Senator Kelas, Perwakilan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan Orma. Sedangkan dari pihak STMIK AMIKOM Yogyakarta langsung dihadiri oleh Ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. M. Suyanto, MM, beserta seluruh Pembantu Ketua, Kepala Bagian dan Kepala Jurusan.

Dialog Lembaga dengan Mahasiswa di tahun 2010 yang mengusung tema “Mari Tingkatkan Kualitas dan Atmosfir Akademik” ini lebih ditekankan membahas mengenai masalah akademik yang ada di kampus. Disamping itu juga membahas mengenai masalah layanan, fasilitas, UKM, dan hal-hal yang berhubungan dengan kelembagaan.

Menyoroti masalah pemberian nilai default terhadap mata kuliah yang dimana dosen telat menyerahkan nilai akhir mahasiswa kepada akademik, fasilitas WiFi (hotspot), dll, pihak bersangkutan yang menangani masalah tersebut menanggapinya dan memberikan klarifikasinya disertai dengan pendapat dari pihak lembaga lainnya dan masukan dari mahasiswa. Sehingga pada akhirnya ditemukan penyelesainnya dengan cara musyawarah dengan disetujui oleh para Senator Kelas (mahasiswa).

Banyak yang bilang, tidak banyak perguruan tinggi yang mengadakan acara serupa Dialog Lembaga dengan Mahasiswa yang dimana pihak lembaga dengan mahasiswa dikumpulkan dan dengan bebas mahasiswa mengeluarkan aspirasinya kepada lembaga, entah itu kritik atau masukan guna membangun kampus menjadi lebih baik. Istilah mudahnya kita bisa ngomong secara langsung kepada lembaga (entah itu dosen, staf, atau ketua/rektor) mengenai masalah yang ada dalam kampus; entah itu kritikan atau masukan.

Saya sendiri pada waktu itu ikut serta menjadi senator kelas dan mengikuti jalannya acara Dialog Lembaga dengan Mahasiswa. Menurut saya pribadi, acara seperti ini sangat bagus. Dengan begitu, tidak ada yang menjembatani bahwa aspirasi mahasiswa itu tidak layak untuk didengarkan atau bahkan disetujui oleh petinggi-petinggi perguruan tinggi yang bersangkutan. Mahasiswa pun boleh mengkritik atau memberi masukan ke lembaga secara langsung kepada yang bersangkutan guna menjadikan kampus menjadi lebih baik. Selain itu, dengan adanya acara seperti ini, belum pernah ada yang namanya ‘demo’ di kampus saya yang menuntut kebijakan mahasiswa yang tanpa musyawarah dan pembahasan lebih lanjut.

Semoga di kampus Anda juga ada agenda serupa seperti ini.

Referensi: http://amikom.ac.id/index.php/main/berita/dialog-lembaga-dengan-mahasiswa-21

Written by Jaole

Panggil saja "jaole".